Kalau pena itu adalah nafas, Maka menulis adalah paru-parunya.


Breaking News

Rabu, 10 Januari 2018

Menghujam Atas Nama Cinta

Menghujam Atas Nama Cinta

Pagi membuta aku terjaga
Akhir-akhir ini tidurku tak nyenyak
Mata menutup telinga terbuka
Dan hati terasa sesak
Tapi aku tidak sakit
Aku menatap tembok dinding kamar ruang kerja
Tepat pukul setengah tiga
Saatnya berbicara pada Tuhan
Dalam beberapa rakaat saja
Aku terdiam di atas sajadah
Pasrah dan berserah
Tuhan..
Malam ini aku berlindung di balik cintamu
Dari mata dan mata mereka yang membuat pandanganku sempit
Dari yang menyumbat hidungku hingga nafas sesak
Dari kata dan kata-kata mereka yang menusukku
Dari teriakan dan teriakan mereka yang memekakkan
Dari jabat tangan yang di hempaskan
Dari pelukan yang di tepiskan
Dari langkah yang terhentikan
Dari hati yang dimatikan
Katanya mereka melihatku dengan cinta
Kata dan katanya memaniskan jantung dan darahku
Pelukannya begitu mencekikku
Kata nya mereka hadir penuhi cinta
Tapi ketika aku datang
Ia menghujamku atas nama cinta
Tuhan..
Cinta seperti apa yang aku saksikan
Kalau mencintai mereka begitu sakit
Rangkul aku atas nama cinta
Biar syukurku menjadi rantai kehidupan atas nama cinta
Dan menghujam mereka atas nama cinta
Sampun
Yellow Truck di tengah kota
#30DWCJILID10
#Squad5
#day6
#semangatmenulis

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Designed By